Tampilkan posting dengan label alternative. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label alternative. Tampilkan semua posting

Rabu, 15 Mei 2013

Recycle sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif

Amarylis tertarik dengan isu sampah plastik ketika melihat dan mendengar keberhasilan sekolah SMKN 3 kimia Madiun untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar alternatif. Amarylis mengunjungi sekolah tersebut dan bertemu serta berbincang-bincang dengan bapak Tri.

Perbincangan dilanjutkan dengan undangan kepada 2 orang pengajar sekolah tersebut untuk berkunjung ke Maumere dan mengajarkan cara pembuatan dan pemakaian alat mereka. Video tentang alat tersebut dapat dilihat di sini.
Pelatihan di Maumere oleh SMKN 3 Kimia Madiun
Pelatihan di Maumere oleh SMKN 3 Kimia Madiun

Pelatihan berhasil dengan baik, masyarakat senang sekali. Amarylis lalu berusaha untuk memodifikasi alat tersebut sehingga mampu mengolah lebih banyak sampah plastik dalam sekali proses. Alat tidak dapat berukuran terlalu besar karena akan memerlukan api yang besar juga, sehingga akan boros kayu bakar. Setelah melakukan beberapa kali percobaan, Amarylis membuat alat yang berfungsi sama, tetapi dapat mengolah sekitar 2-3kg sampah plastik dalam sekali proses.

Desain alat yg dibuat Amarylis

alatnya sederhana, sistimnya tertutup, dan mudah cara pemakaiannya ataupun pemeliharaan. Bahan baku adalah plastik apa saja, bisa kantong kresek, plastik infus, aqua plastik, ember rusak, bungkus mie instan, dll.
Pralon / PVC tidak dapat digunakan karena menurut SMKN3, akan menjadi racun.

Untuk pembakaran bisa dipakai apa saja, ranting kayu, arang batok kelapa, ataupun briket dari sampah kertas. Apa saja yang tersedia di lokasi.
Tidak bisa menggunakan gas elpiji karena ongkos pembuatan lebih mahal dari harga jual hasilnya. Untuk pemakaian kontinyu, akan jauh lebih baik bila digunakan mesin pencacah plastik, sehingga alat dapat menampung lebih banyak sampah plastik.

Dengan dibakar, maka plastik2 tersebut akan mencair dan menguap. hasilnya adalah bahan bakar alternatif setara minyak tanah dan setara bensin. Hasil yang setara minyak tanah jauh lebih banyak daripada yg setara bensin. dari 1 kg plastik, kira-kira akan menghasilkan 1 liter bahan bakar.


Untuk yang setara minyak tanah, sudah di ujicoba dengan lampu petromaks, lampu minyak, kompor minyak, dan berfungsi baik.
Utk yg setara bensin belum diuji coba, alasannya karena belum ada yg rela mengorbankan kendaraannya untuk dijadikan uji coba. jadi untuk sementara dapat diabaikan dulu.


Seandainya ada pihak/masyarakat yang tertarik, Amarylis bisa memberikan pelatihan gratis tentang cara pemakaian alat. Pihak yang berminat dapat memesan alat melalui Bp John di 085218187020. Pihak yang berminat lalu dapat membuat sendiri alat berikutnya (berdasarkan sampel tersebut) ataupun pesan kembali. Untuk melihat alat, silahkan hubungi kami melalui amarylis.foundation@gmail.com
 
UA-43081584-1